Terimakasih Ya Allah

Merupakan tugas yang amat berat jika manusia melakukan aktivitasnya sendiri. Coba saja bayangin menggerakkan pompa jantung yang dilakuakn dan diusakan sendiri, menyaring darah dengan diusahakan sendiri, menyerap makanan yang diusahakan sendiri. Wah repot betul. Untung kita sama Allah hanya diserahi tugas untuk memasukkan makanan saja ke mulut, habis itu semuanya terserah Allah pemrosesan berikutnya.

Kita ini terhindar dari melakan sendiri akan penyaringan udara sendiri, penyerap oksigen ke darah, pembuatan toksin terhadap penyakit dan banyak sekali yang semuanya kita tidak mungkin untuk melakukan sendiri. Apa yang kita lakukan masih yang sangat-sangat mudah, misalnya menaruh memasukkan air ke mulut dan memasukkan makan ke mulut. Kita tidak bertanggung jawab atas segala aktivitas antara mulut hingga sampai terjadi kotoran yang harus kita keluaran lewat dubur atau lewat saluran kecing.

Semuanya aktivitas antara mulut hingga sampai diakhiri terjadinya kotoran kita pasrah total kepada proses alam, atau bagi kita sebagai orang yang beragama adalah kita pasrahkan kepada Allah. Kita hanya berdoa semoga Allah meridhoi apa saja aktivitas yang kita lakukan di dunia, dan menunjukkan kepada jalan yang akan mengantarkan kita supaya kita dekat kepada NYA dan kita mendapat ampunanNYA. Terlampau banyak kebaikan yang telah Allah berikan kepada kita. Terima kasih ya Allah atas segala kebaikan Engkau yang pasti kami tidak akan sanggup untuk membalas kebaikan MU ya Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: