Yang penting Perbuatan bukan tulisan

Banyak teori yang mengungkap tetang suatu permasalahan dengan berbagai macam cara maupun metodologi. Banyak sekali tulisan-tulisan yang bagus-bagus mewarnai berbagai media baik cetak maupun elektronik. Kemudian yang menjadi permasalahan adalah apakah tulisan-tulisan tersebut sudah diikuti dengan perbuatan?. Menulis atau ngomong tentang kebaikan itu sangat mudah, tetapi implementasinya perlu usaha dan seni tersendiri. Tidak jarang orang yang bisa menulis tetepi tidak bisa dalam mengamalkannya. Sangat disayangkan bahwa manusia di bumi ini masih banyak yang sering ngoyoworo (berbuat dan bekerja keras dengan tanpa arah dan tujuan yang jelas) dengan tanpa memperhatikan berbagai aspek lain. Oleh karena itu tidaklah berlebihan jika ada saran mengenai masalah manusia harus lebih banyak berbuat dari pada sekedar tulas-tulis disana dan sisi dengan tanpa diikuti dengan perbuatan yang jelas dan terang.

Iklan

Menjadi orang suci dari Dosa

Bisa jadi orang satu dengan orang yang lain dibedakan oleh komponen dengan rumusan pahala/dosa.

Pahala

kualitas_orang =————————–

Dosa

Semakin besar pahala yang dimiliki oleh seseorang maka kualitas seseorang akan semakin naik, dengan asumsi bahwa dosa yang dimiliki oleh orang teresebut adalah sama.

Dan bagaimana dengan kualitas seseorag, jika orang tersebut memiliki dosa yang sangat kecil sekali dan mendekati nol, maka berapapun harga dari pahala yang dimiliki oleh orang tersebut maka orang tersebut memiliki qualitas yang cukup tinggi.

Nah, apalagai orang tersebut dosanya sama dengan nol, maka berbahagialah orang tersebut karena orang tersebut memiliki memiliki qualitas mendekati tak terhingga.

Memanfaatkan Energi secara Tepat

Allah memberikan berbagai macam energi atau kekuatan kepada manusia. Macam-macam bentuk energi yang diberikan oleh Allah, dari mulai energi matahari sampai dengan energi atau kekuatan yang diberikan Allah kepada manusia. Energi yang diterima manusia harus digunakan secara tepat. Kegagalan manusia dalam menerapkan energi akan mengakibatkan pembuangan energi atau pemubadziran energi, yang berakibat akan membuat bencana.
Penerapan energi yang tidak tepat akan menyababkan petaka. Oleh karena itu, manusia harus selalu bekerja keras, dan menggunakan fikirannya secara optimal untuk merencanakan dan menerapkan penggunaan energi yang diberikan oleh Allah. Jangan sampai energi yang diberikan oleh Allah disia-siakan untuk digunakan untuk diterpakan pada tempat dan saat yang tidak tepat yang dalam hal ini akan menyebabkan dosa atau punya potensi besar untuk berbuat dosa.
Energi tentu tidak bisa disimpan semuanya, karena keterbatasan wahana penyimpanannya. Oleh karena itu, fungsi dari otak manusia adalah merencanakan dan menerapkan penggunaan energi secara tepat, energi yang melimpah jika tidak digunakan akan meledak dan menyebabkan bencana. Oleh karena itu, rahmat Allah yang berupa energi ini harus digunakan diterpakan pada tempat yang benar dan waktu yang tepat.

Jangan sampai menyia-nyiakan sholat

Sholat merupakan media dan jalan yang disediakan oleh Pencipta Alam semesta agar manusia dapat melakukan komunikasi denganNYA. Ada beberapa hal yang dikomunikasikan manusia kepada Pencipta Alam, yaitu antara lain melakukan pengakuan bahwa Allah merupakan pencipta dan raja dari Alam raya ini, kemudian permohonan maaf manusia kepada penciptaNYA, kemudian diikuti dengan memohon pertolongan kepada NYA.
Karena betapa pentingnya sholat bagi manusia, maka sudah seyogiannya bahwa manusia harus selalu memanfaatkan sholat dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai manusia dengan begitu saja menelantarkan sholatnya atau tidak melakukan sholat secara sungguh-sungguh. Amat rugi besar jika saat-saat manusia melakukan pertemuan dengan Pencipta Alam tidak dioptimalkan pertemua tersebut oleh manusia. Oleh karena itu, marilah kita selalu bersungguh-sungguh untuk mempersiapkan diri dalam pertemuan dengan Tuhan Pencipta Alam Semesta yaitu dengan cara melakukan sholat. Merupakan kerugian yang sangat besar sekali, jika manusia gagal memanfaatkan pertemuan dengan Tuhan Pencipta Alam semesta ini. Pertemuan yang selalu ditunggu-tunggu dan dinanti-nanti oleh setiap manusia pilihan Tuhan Pencipta Alam Semesta agar manusia dapat melakukan komunikasi atau menghadap kepada Penciptanya.

Jangan Terkecoh dalam Mengambil Penolong

Dalam surat Al-Mulk ayat 20, Allah mempertanyakan kepada manusia tentang :”Tentara/pasukan kalian yang mana yang akan mampu menolong kalian selain dari pada ArArrachman, sesungguhnya orang-orang yang mengingkari itu tidaklah lain kecuali dalam keadaan tertipu”.
Oleh karena itu, janganlah kita tertipu dalam mengambil penolong. Jika kita mengingkari yang memberikan berbagai macam fasilitas kita didunia ini, yaitu Allah, kemudian mengambil penolong selain dari pada Allah, tentu kita pasti dalam keadaan tertipu. Karena tidak ada yang mampu memberikan berbagai fasilitas kita di dunia ini selain dari pada Allah.
Bumi berputar, oksigen, makanan baik berupa beras, telor dan daging semuanya tersedia karena kebaikan dari pada Allah. Kemudian tidak ada satupun dari tentara kita yang mampu menyediakan apa yang kita perlukan selain dari pada Allah.

Setiap Berbuat Kebaikan Perlu diawali dengan Perencanaan

Jangan sampai manusia gagal dalam berbuat baik. Saya jika manusia gagal dalam berbuat baik. Kegagalan manusia dalam berbuat baik atau berbuat yang terbaik sering sekali gagal akibat dari kurang atau tidak diikuti dengan perencaan. Untuk itulah manusia perlu melakukan perencanaan terlebih dahulu sebelum manusia melakukan perbuatan baik.

Selain melakukan perencanaan awal, manusia harus pula memohon izin dan pertolongan kepada pencipta alam semesta dalam melakukan perbuatan baik tersebut. Jangan sampai manusia merasakan dirinya hebat dan merasa dirinya mampu untuk melaksanakan yang terbaik dengan tanpa bantuan dan pertolongan Allah. Manusia akan gagal atau tidak optimal dalam melaksanakan pekerjaan jika selalu diawali dengan perasaan bahwa dirinya hebat dengan mengabaikan kekuasaan Allah. Selain itu, Allah juga tidak suka dengan orang-orang yang merasakan dirinya hebat. Setiap orang harus takut kepada Allah, jangan sampai Allah murka kepadanya. Dan Allah pasti akan murka atau tidak suka kepada orang-orang yang menyombongkan diri dan merasakan dirinya serba kecukupan atau hebat

Sekali lagi, jika manusia ingin berbuat yang terbaik, maka awalilah degan perecaan, kemudian diniatkan karena Allah, serta jangan lupa untuk selalu memohon pertolongan dan bimbingan dari Allah.