Amanah itu berat dan tidak menarik.

Manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah. Makna dari sebuah peribadatan adalah aktivitas agar selalu dekat kepada Sang Pencipta Alam, selalu memujiNYA, memohon pertolongannya serta memohon kasih sayangNYA serta tidak punya kepentingan lain selain berurusan dengan NYA. Sungguh sangat mulia sekali jika kita manusia dapat kesempatan untuk berurusan dengan Sang Maha Hebat. Diperlukan kemampuan tersediri untuk dapat melakukannya.

Tidaklah mudah, ketika seseorang berurusan dengan orang-orang hebat. Yang terkadang dan sering sekali, kehebatan seseorang tidak bisa kita ikuti karena kehebatannya. Sungguh Allah itu lebih hebat, tidak mungkin kita mengikuti kehebatan Sang Maha Luar biasa yaitu Allah. Sungguh bersyukur sekali dikala kita dapat berurusan dan selalu berurusan denganNYA. Sungguh urusan kita kepadaNYA adalah urusan yang sangat mulia, terhormat, menenangkan tetapi sederhana, yaitu memohon ampun, memuji, menyembah dan memohon pertolonganNYA. Dan saat berusan denganNYA itulah, saat-saat manusia dalam kondisi mulia dan penuh ketenangan, karena sedang berurusan dengan Sang Maha Hebat, Sang Maha Terhormat yaitu Allah.

Tetapi, menjadi rumit dan banyak urusan yang tidak terhormat, dikala manusia berurusan dengan dunia sementara melupakan urusan dengan Sang Maha Hebat. Ketika suatu urusan, atau amanah diberikan kepada manusia, tidak sedikit manusia akhirnya sibuk dengan amanah tersebut, terpesona dengan amanah tersebut, tergiur dengan amanah tersebut sementara urusan yang lebih terhormat yaitu berurusan dengan Sang Maha Terhormat dan Maha Kaya yaitu Allah menjadi terlupakan.

Bagi orang-orang yang ingin selalu berurusan denganNYA, Sungguh amanah untuk mengurusi dunia ini tidak menarik. Selain itu, bagi orang-orang yang mengerti akibatnya dan pertanggungjawabannya, mengurusi dunia ini berat karena akan ditanyain olehNYA. Apalagi dalam mengurusi dunia ini ada kenikmatan-kenikmatan semu dan menipu yang akhirnya jadi sesalan dan tidak jarang menjadikan manusia malah menjadi terhina.

Sungguh mengurusi dunia ini, jika tidak berhati-hati akan melalaikan dalam berurusan denganNYA. Sungguh luar biasa sekali dan beruntung sekali jika kita-kita bisa selalu beribadah kepadaNYA yaitu memujiNYA, memohon ampun kepadaNYA, memohon pertolonganNYA dan memohon agar selalu mendapat kasih sayangNYA. Sungguh dalam ibadah kepadaNYA ada kemulian yang luar biasa.

Sungguh manusia, hanyalah ciptaanNYA. Sungguh Allah yang Maha Terhormat dan seluruh alam semesta itu punya keinginan agar selalu dapat mendekat kepadaNYA. Sungguh rugi, jika manusia menjauh dari NYA. Padahal, sekali lagi, seluruh yang ada di alam semesta ini berkeinginan untuk selalu mendekat kepadaNYA.

Iklan

Perintah sholat adalah perintah yang ditunggu-tunggu

Mengapa perintah sholat begitu penting, begitu ditunggu-tunggu, sehingga perintah sholat harus diberikan TUHAN secara langsung melalui peristiwa isra’ mi’raj.
Pertemuan manusia dengan TUHAN, merupakan peristiwa yang sangat luar biasa. Pertemuan atau percakapan manusia dengan TUHANnya, selama manusia tinggal di dunia adalah melalui sholat. Sholat adalah kejadian yang sangat luar biasa, karena manusia diberi kesempatan untuk menghadap TUHANnya walaupun dibatasi dengan berbagai penghalang.
Mengapa perintah sholat itu begitu penting, karena shalat merupan aktivitas manusia yang paling luar biasa, yaitu manusia mendapat kesempatan untuk menghadap sang Pencipta Alam walaupun lewat pembatas sehingga manusia tidak mungkin akan melihat TUHANnya, dan manusia terlindungi dari kedashatan zat TUHAN yaitu Allah.

Oleh karena itu, mari kita tingakatkan kualitas shalat kita, betapa amat sangat penting sholat ini, karena manusia diberi kesempatan oleh sang Pencipta Alam untuk menghadapNYA. Walaupun lewat berbagai penghalang, tetapi tidak masalah, yang jelas manusia harus selalu berusaha agar tetap efektif dalam menghadap Sang Pencipta Alam yang Sangat Luar Biasa. Dan wajarlah jika ketika manusia menghadapNYA, diberi berbagai penghalang sehingga manusia tidak mungkin akan dapat melihat, atau terkena imbas dari kedasyatan Zat Sang Pencipta Alam.
Lha wong manusia menatap matahari saja tidak sunggup, apalagi menatap TUHAN Sang Maha Hebat, Sang Pencipta Alam Semesta. Pencipta Matahari, bulan dan bintang-2 yang bertebaran di alam semesta ini.

Ampunilah segala dosa-dosa dan kesahalan kami, serta keangkuhan kami

Bulan Ramadhan mengingatkan akan segala perilaku setahun lalu. Sungguh sulit untuk selalu berjalan lurus, dimanapun dan kapanpun setan dan iblis bisa menjebak dan mengajak untuk ke Neraka.
Sungguh manusia harus selalu waspada, jangan sampai iblis dan para setan-setan diberi kesempatan untuk menggoda kita-kita sekalian. Sungguh permohonan ampunan kepada Allah, petunjuk dan proteksi dari Allah kepada kita-kita sekalian akan menjadi sangat penting sekali, agar kita-kita sekalian terbebas dari segala jebakan dan ajakan iblis dan para setan.
Iblis dan setan memang tidak mungkin kita basmi dan kita punahkan, setan dan iblis itu memang ada dan diadakan oleh Allah Sang Pencipta Alam untuk ditempatkan di Dunia yang kita tinggali ini. Tetapi jangan sampai atas keberadaan iblis dan para setan itu sempat mengganggu kita, tetapi BIARKAN MERAKA ADA karena bisa jadi iblis dan para setan itu SANGAT BERMANAAT untuk mengajak orang-orang jahat agar jauh-juah dari tempat ibadah sehingga kita dapat tenang dalam beribadah serta jauh dari orang-orang jahat.
Ya Allah Ampunilah segala dosa-dosa dan kesalahan kami. Hapuskanlah dosa-dosa kami, sucikan kami, dan janganlah Engkau jadikan keangkuhan melekat pada diri kami-kami. Amin.