Apapun masalah yang dihadapi, tetap Allah yang utama

Setiap manusia sudah dipastikan akan selalu memiliki masalah. Termasuk tidak punya masalah itupun sebenarnya masalah juga. Dari masalah yang sederhana seperti baju kotor, lapar, haus sampai masalah-masalah yang dirasa berat oleh manusia.
Berbagai masalah yang dihadapi manusia itu pada intinya agar manusia lebih mengenal dan mengarahkan permasalahan kehidupannya kepada ALLAH. Sebagai contoh adalah lapar. Dengan lapar, mestinya manusia akan lebih cepat untuk bersyukur kepada ALLAH, bahwa makanan yang akan disantap tersebut akar muasalnya berasal dare ALLAH. Tanpa pertolongan dan kebaikan ALLAH makanan tersebut tidak akan terwujud.
Begitu pula dengan masalah yang pelik. Jika semua masalah selalu diarahkan kepada ALLAH, artinya manusia seharusnya menyadari bahwa masalah itu berasal dari ALLAH, dan masalah tersebut agar manusia lebih mengenal bahwa ALLAH lah sebenarnya sumber kehebatan dan SUMBER PENOLONG YANG UTAMA. jika ALLAH sudah menolong, tentu semua akan beres-res-res.

MAAF KALO TIDAK PAS DAN TIDAK ENAK GAYA BAHASANYA DAN TIDAK TUNTAS PEMBAHASANNYA.

Iklan

Hati ini hanya untukMU

TUHAN, tidak ada TUHAN selain ALLAH. begitulah makna dari kalimat
لا اله الّا الله
TUHAN adalah tempat manusia mengarahkan hati dan kehidupannya hanya untukNYA. Jika manusia mengarahkan hati dan kehidupan kepada tuhan lain selain ALLAH, dijamin bahwa manusia tersebut akan mendapatkan kesenangan atau cahaya sedikit, kemudian akan mengalami kegegelapan yang banyak.
Hati manusia harus selalu diarahkan dan diusahakan agar selalu hanya untukNYA. Ketika hati dibagi untuk yang lain selain ALLAH, maka bagian hati yang untuk selain ALLAH itu akan cepat atau lambat menjadi penyakit hati seperti iri, dengki, cemburu dan sebagainya. Jika hati sudah diarahkan, diusahakan dan dipasrahkan hanya untukNYA, dijamin berbagai rasa penyakit hati akan hilang. InsyaALLAH.

Merenung, agar tidak ada kesombongan

Sungguh merupakan kerugian besar bagi umat manusia yang melalaikan TUHANnya. Itulah kalimat yang mestinya selalu direnungkan, diterapkan dan dirasakan akibatnya oleh makhluk ciptaan TUHAN. Sungguh bagi manusia yang telah mempercayai, meyakini kepada TUHANnya sudah semestinya menggantungkan hidup dan perasaannya untukNYA.

TUHAN adalah SANG PENCIPTA ALAM, hasil karyanya sangat luar biasa yaitu alam semesta yang begitu luas. Kehebatan teknologi yang dimiliki oleh TUHAN, tentu tidak dapat diukur oleh manusia. Jangankan teknologi alam semesta, teknologi nyamukpun, yang merupakan ciptaan yang kecilpun, sudah merupakan teknologi ciptaanNYA yang sangat luar biasa yang tidak mungkin bisa ditiru oleh manusia.

Haruskah manusia sombong dan masih merasa punya kemampuan?, padahal jika manusia ditantang untuk bikin nyamuk yang kecil sekalipun, manusia tidak mungkin akan sanggup membuatnya.

Ya Allah ampunilah segala dosa dan kesalahan kami.