Jangan berbuat tanpa rujukan dan petunjuk

Jangan berbuat tanpa rujukan. Kata ini kelihatan remeh, tetapi mengandung arti yang sangat luas. Bahwa ketika kita melakukan sesuatu tanpa petunjuk atau rujukan, maka akan beresiko tersesat. Oleh karena itu, marilah kita melakukan sesuatu dengan menggunakan petunjuk.
Kemudian hal lain yang perlu diperhatikan pula bahwa ketika kita telah mendapatkan informasi maka tulislah informasi tersebut, agar informasi tersebut dapat dipakai sebagai bekal kita supaya kita tidak tersesat.
Mengapa informasi itu perlu kita tulis, karena informasi tersebut tidak selamanya ada ketika kita memerlukannya atau tidak selamanya dengan mudah kita temukan dikala kita mencarinya. Oleh karena itu, supaya tidak tergantung pada sang pemberi informasi, maka marilah kita tuliskan informasi-informasi penting, yang barangkali suatu saat nanti akan kita gunakan.
Selain itu hal lain yang perlu dicatat bahwa ketika kita melakukan sesuatu dan selalu salah atau menghasilkan produk gagal, maka besar kemungkinan kita akan frustasi bahkan akan menimbulkan kemalasan….
Dari mana kita mendapatkan informasi tersebut, pertama dari kehidupan di alam ini yang secara tidak sengaja kita temukan atau kita lewati, kedua dari pengamatan dan pencarian.
Tetapi ada rujukan baku yang harus senantiasa kita gunakan yaitu Kitab Suci yang diturunkan oleh Sang Pencipta Alam Semesta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: